HEADLINE
latest
berita
randomposts3
berita/block-1

MUSLIMAT NU

MUSLIMAT NU/block-5

GP ANSOR NU

GP ANSOR NU/block-6

FATAYAT NU

FATAYAT NU/block-6

IPNU

IPNU/block-6

IPPNU

IPPNU/block-6

PMII

PMII/block-6

PS PAGAR NUSA

PS PAGAR NUSA/block-6

ISNU

ISNU/block-6

PERGUNU

PERGUNU/block-6

SARBUMUSI

SARBUMUSI/block-8

JQH

JQH/block-8

LDNU

LDNU/block-5

LP MA’ARIF NU

LP MA’ARIF NU/block-2

RMINU

RMINU/block-2

LPNU

LPNU/block-2

LPPNU

LPPNU/block-2

LKKNU

LKKNU/block-2

LAKPESDAM NU

LAKPESDAM NU/block-2

LPBHNU

LPBHNU/block-5

LESBUMI NU

LESBUMI NU/block-2

LAZISNU

LAZISNU/block-2

LWPNU

LWPNU/block-2

LBMNU

LBMNU/block-2

LTMNU

LTMNU/block-2

LKNU

LKNU/block-2

LFNU

LFNU/block-2

LTNNU

LTNNU/block-2

LPBI NU

LPBI NU/block-2

LKQNU

LKQNU/block-2

LPKPNU

LPKPNU/block-5

Latest Articles

Santri Solutif: 3 Langkah Anda miliki Pasar Online khas NU


Hari santri adalah momen solutif. Lakpesdam NU Kudus bersama LPPNU dengan dukungan stake holder di Kudus pada momen Hari Santri, 22 Oktober 2020 akan meluncurkan platform E-commerce komunitas NU Kudus dan  sekitarnya melalui gusjigangstore.id.

Portal ini digagas sebagai respon atas krisis berbagai dimensi akibat pandemi Covid19. Meski pandemi urip kudu urup demikan  Nur Said, Ketua LAKPESDAM NU Kudus menegaskan. Saatnya menjadi produsen, saatnya menjadi subyek bukan obyek. Saatnya menjadi trend setter bukan korban trend. Untuk itu perlu disiapkan SDM yang melek teknologi.

Lebih lanjut Rois Noor, Ketua Lembaga Pengembangan Perekonomian NU (LPPNU) menyampaikan keprihatinannya sesungguhnya  produk kreasi olahan tani dan lainnya sangat melimpah. Tapi justru banyak direbranding oleh orang lain. Hal ini juga diakui oleh Siti Nafisatun, pelaku UKM dari Forsikabanu. Saatnya santri tak sekedar pintar ngaji tetapi juga berkreasi dagang, tambah Rois Noor. 

Fajar Nugroho selaku pembina Lakpesdam dan LPPNU Kudus sering mewanti-wanti kita hidup di zaman yang berubah. Perlu segera berbenah  Dengan meneladani Fiqih  Sosial KH Sahal Mahfudz,   santri zaman now diharapkan berperan aktif  dalam ngaji dan dagang menghiasi dunia maya. Untuk itulah platform ini digagas. Sementara Ketua PCNU Asyrofi Masyito dalam koordinasi antar lembaga NU juga mengharap agar semua pihak ikut rame-rame daftarkan produk warga NU ini melalui pasar online khas NU ini. 

Meski portal ini digagas oleh komunitas NU namun tetap terbuka untuk umum. 

Untuk bergabung cukup tiga langkah: buka webnya, login isi formulir, lalu upload data produk anda. Selamat bergabung dan selamat Hari Santri 2020.

(Humas gusjigangstore.id)

Santri Menulis Resensi




 GEBYAR HARI SANTRI 2020
BERSAMA LTN NU KABUPATEN KUDUS
“ Santri Menulis Resensi ”


Ketentuan :
  1. Peserta adalah santri
  2. Buku yang diresensi bertema ASWAJA dan tokoh NU
  3. Karya resensi diketik dengan format Microsoft Word berbahasa Indonesia,  ukuran A4, Font 12, spasi 1.5, minimal 2 halaman, maksimal 4 halaman
  4. Karya dikirim via WA 081228228123 paling lambat 7 November 2020.

Pengumuman : 
10 November 2020

Hadiah :
  1. Hadiah Utama Rp. 500.000
  2. 5 karya terbaik mendapatkan uang pembinaan, piagam, kuota  dan dipublikasikan di website www.nukudus.or.id
  3. Total Hadiah Jutaan Rupiah

Narahubung
085225248080 (Ahmad)

Format Penulisan Resensi Buku:
1. Judul Resensi Buku
2. Data Buku (judul, pengarang, penerbit, ISBN, tahun terbit, dimensi buku, harga buku)
3. Pembukaan Resensi (lead)
4. Isi Resensi Buku
5. Penutup Resensi Buku

Penulis Resensi:
Asal Madrasah/Pondok_Kota Asal



Khutbah ‘Idul Adlha 1441 H Lembaga Dakwah PCNU Kudus Masa Pandemi 2020



Khutbah ‘Idul Adlha 1441 H Lembaga Dakwah PCNU Kudus Masa Pandemi 2020 












Identifikasi Passion dan Siap Merangkul Kader Nahdliyyin Out of the Box




Identifikasi Passion dan Siap Merangkul Kader Nahdliyyin Out of the Box
(Catatan Ringan Halaqoh GMNU, Lakpesdam dan LPPNU Kudus)
Oleh: Nur Said
Ketua LAKPESDAM NU Kudus

Acara yg digagas spontan jelang Musker PCNU dan Rekonstruksi NU Center di Kudus, Alhamdulillah gayeng penuh kenangan dan kebersamaan.  

NU Center ibarat sebuah sistem komputer. Bangunannya adalah hardware dan sistem menejemen keorganisasian، pelatihan, pemberdayaan dan dakwah adalah software. Membangun gedung secara fisik asal secara material siap insya Allah beres . Namun menyiapkan sofware butuh perenungan, pemikiran dan dialog aksi tiada henti. 

Alhamdulillah forum Halaqoh GMNU Lakpesdam dan LPPNU dengan refleksi "Reinventing Model Pemberdayaan Umat Warisan Para Kyai" dari para succes story' LSMK tahun 90an menemukan banyak ide.  Meski ini baru percikannya saja.

Diawali Taushiah Rama KH Ma'syum AK, Wakil Rois Syuriah PCNU Kudus yg menegaskan kebesaran gerakan NU ini harus dibarengi dengan niat yg lurus dan tulus mengharap ridlaNya. Pentingnya penyamaan visi mengisi segala kebutuhan di berbagai aspek kehidupan. Maka sarana prasaran seperti NU Center mutlak diperlukan.  

Sementara Prof H. Abdurrahman Mas'ud, yg dulu juga penggerak Lembaga Sosial Mabarot Kudus (LSMK) menilai penting lembaga yg berfungsi sebagai united actors, menyatukan berbagai kepentingan untuk menjadi sebuah power yg menggerakkan umat. Fungsi LSMK sebagai united actors, akan mempertemukan para subyek Nahdliyyin yg berbeda passion itu untuk bergerak bersama atasi problematika umat.

H Fajar Nugroho, subyek LSMK juga mengingatkan beragamnya kader NU yang melimpah perlu ruang sambung rasa seperti Halaqoh hari ini. Namun harus dibarengi dengan aksi nyata, rencana tindaklanjut. Setidaknya setiap perjumpaan di situ ada khazanah gagasan yg menyegarkan kembali gerakan NU. 

Secara khusus Drs Hj Nur Aini, menceritakan pengalamannya mendampingi kaum perempuan, terutama UMKM. Kaum perempuan kalau diberi kesempatan akses, pengambilan keputusan juga akan menjadi kekuatan kontrol yg handal. Maka perlu memperkuat jejaring usaha dan pendampingan modal agar berlatih membangun kepercayaan dalam usaha. Mengapa perempuan penting diperhatikan??? Karena kalau suami berhalangan, tentu istri-istri harus siap sebagai Kepala Keluarga. Maka libatkan dalam mengambil keputusan karena mereka memiliki kebutuhan yg berbeda dengan laki-laki. 

Drs Saniman Sanie dan Drs Rois Noor sesama pelaku  sejarah LSMK juga memiliki pandangan yg sama bahwa potensi pelatihan khas Aswaja yg unik adalah gotong royong ya, namun lemah di menejemennya. Jamaah hampir ada di setiap RT namun tata kelola Jam'iyyah mapan masih perlu menemukan model. Secara khusus Rois Noor memetakan problem besar warga kita ada yang kurang sehat, kurang kaya, kurang pinter ada juga yang kurang terampil. Semua ada butuh pelatihan dan pendampingan khusus. 

Maka Sholikhin MPd yang diiyakan oleh Dr. H. Murtono, perlu merangkul kader-kader militan yg siap belajar secara out of the box.  Caranya gimana? Dr. H. Murtono secara khusus menekankan perlunya memetakan kader dan memberi tanggung jawab sesuai passion nya masing-masing. "Jangan sampai kader NU itu jadi anggota gengser (jaga gengsi saja) apalagi kalau sudah Sarjana", begitu pesannya. 

Sementara Dr H. Kisbiyanto MPd, pada bagian akhir menyampaikan terima kasih atas upaya Lakpesdam dan LPPNU Kudus yg telah menginisiasi acara ini. Apalagi menjelang Musker PCNU Kudus membutuhkan siraman gagasan-gagasan segar untuk strategi terobosan setahun ke depan. 

Pada sesi dialog juga muncul kegalauan dari Hj. Siti Nafisatun, Drs Sanusi Emha dan sejumlah petani yg merasakan petani tak kuasa mengendalikan pasar sehingga sering rugi karena pas panen hasil panen overload.
Bahkan sering kali tergoda budaya konsumsi yang tak terkendali bukan pertimbangan fungsi.

Maka muncul ide-ide mengejutkan untuk merespon masalah tersebut,  karena hadir juga Anjas Pramono sosok muda kader NU Kudus yang baru saja mendapatkan penghargaan sebagai pemuda Icon Pancasila dari BPIP yg diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi. Dia juga sedang mendapatkan beasis
wa untuk studinya di salah satu PT bergengsi di Amerika. Dengan bersahaja Anjas menyatakan siap khidmah untuk membantu kegalauan para petani ketika memasarkan barang dengan kreasi sistem  startup khas NU. Sehingga akan memudahkan hasil petani ketemu langsung dengan pembeli tanpa lewat tengkulak. Ia akan kolaborasi dengan M Arif Al Hakim yang baru saja tamat Magisternya dari Australia yg juga hadir sebagai host forum Halaqoh ini. 

Beberapa gagasan cerah ini setidaknya akan mewarnai Musker PCNU setahun ke depan paling tidak minimal bagi LAKPESDAM dan LPPNU Kudus.  Apalagi seperti pernah disinggung oleh Dr Mahrus Ayus Mahrus EL-Mawa،، Kasi Penelitian dsn HKI Kemenag RI dalam perspektif sosial budaya Kudus bisa menjadi gerbang studi Islam Nusantara yg ulasannya juga terlampir berikut. Ini sebuah isyarat bahwa PCNU Kudus memiliki modal sosial dan modal kultural yg kaya bg masa depan model Islam ramah di nusantara untuk dunia

Tinggal butuh sentuhan  kolaborasi besar antar lembaga di bawah PCNU Kudus dalam mengolah potensi-potensi besar di PCNU. Kebesaran dan kesuksesan program PBNU akan semakin nyata kalau PCNU memiliki terobosan program yg selaras dengan semangat zamannya. Apalagi warga grassroot NU yang sesungguhnya adalah di PCNU, MWC dan Ranting-rantingnya. Maka peran PRNU adalah kuncinya . 

Yang menarik acara HALAQOH ini diakhiri dengan Bancaan Tumpengan khas Nahdliyyin sebagai simbol meneguhkan harmoni antara 3  relasi sekaligus dalam hubungan dengan Tuhan, manusia dan alam semesta. Harmoni diharapkan pandemi Corona segera pergi. Meski pandemi, kini di era new normal Musker PCNU  tetap dijalani dengan protokol yg selalu ditaati.

Selamat bermusker.

HALAQOH GENERASI MUDA NU UNTUK KEBANGKITAN ASWAJA ANNAHDLIYYAH POS-CORONA



HALAQOH GENERASI MUDA NU UNTUK KEBANGKITAN ASWAJA  ANNAHDLIYYAH POS-CORONA

Dalam Rangka Songsong Raker PCNU Kudus 2020 & NU Center

"Reinventing Model Pemberdayaan Umat Warisan Para Kyai  (Reuni Gagasan Lembaga Sosial Mabarot Kudus, LSMK)

Sambutan PCNU:
KH. MA'SHUM AK
Wakil Rois Syuriah PCNU Kudus

Keynote Speaker:
Prof Dr. H. Abd Rohman Mas'ud, MA.
(Inisiator LSMK/Guru Besar UIN Walisongo Semarang)

Narasumber:  
1. H. Fajar Nugroho, S.Pt.
2. Drs. Rois Noor
3  Drs. Saniman Al-Kudusi
4. Dra. Hj. Nur Aini
6. Sholikin, M.Pd. 

Pembahas: 
Dr. H. Murtono, M.Pd.
(Praktisi Pendampingan Pertanian-Peternakan/Warek UMK)

Moderator :
NUR SAID

Host: 
Muhammad Arif Al Hakim

Ahad, 21 Juni 2020
Jam 08.30 - 12.00 WIB
Di Taman Pusdiklat Lakpesdam-LPPNU Kudus (Belakang BD Purwosari Kudus) bersama ZoomWeb Meeting) 

Zoom ID: 977 9612 9799
Atau melalui tautan:
https://monash.zoom.us/j/97796129799

Kolaborasi: Lakpesdam NU, LPPNU dan GMNU Kudus

Catatan: Dimohon sebagian bisa hadir kopdar di lokasi, sekaligus Tumpengan Tolak Balak Pageblug Corona bersama Sesepuh NU dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan